PERSTAXTIVE #2

Robot alih pekerjaan manusia, tapi bayar pajak apakah bisa?

Jika robot digunakan untuk mengefisiensikan biaya, lalu apabila robot harus bayar pajak masih bisakah efisiensi biaya ? Robot tax dan unemployment benefit harus satu paket. Pemberian unemployment benefit sebagai salah satu upaya untuk menyubsidi tenaga kerja yang tidak terserap akibat tersingkirkan oleh robot.โ€‰โ€‰Lantas, apakah robot itu subjek pajak? Bagaimana robot bisa dikenai pajak?

Revolusi industri 4.0 mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental. Hal ini terkait dengan transformasi artificial intelligence (AI) dan robot yang diperkirakan akan mendasari perubahan keseluruhan sistem produksi, manajemen dan kepemerintahan. World Economic Forum memprediksi bahwa robot mampu menangani 52% pekerjaan manusia pada tahun 2025. Robot harus memenuhi syarat subjektif dan memiliki kewarganegaraan untuk dapat dikenakan pajak. Korea Selatan pada tahun 2017 telah mengumumkan untuk melakukan revisi aturan perpajakan, dengan pemberian insentif pemotongan pajakย  3% hingga 7% dari nilai investasi di bidang teknologi terotomatisasi. Pajak robot ini telah dibuat untuk mengatasi penurunan penerimaan pajak yang disebabkan oleh program keringanan pajak yang ditawarkan pada pemerintahan sebelumnya. Sebagai alternatif, selama robot tidak memiliki self defined needs, robot tax menyasar atas penggunaan robot, bukan robot sebagai subjek pajak pribadi sehingga ada pungutan tambahan dari penjualan produk dari hasil penggunan robot.